Strategi Efektif Dalam Pengorganisasian dan Pengawasan Sekuriti Untuk Mencegah Kerugian di Perusahaan

25 October, 2009 by admin

Strategy

Dunia usaha makin lama makin meluas operasinya. Perusahaan tentunya harus tetap bertahan hidup serta tidak mengalami kerugian. Dengan kata lain perusahaan memerlukan laba supaya bisa bertahan dan berkembang dan mencakup kualitas, harga, jumlah, ketepatan waktu, pelayanan, dan manfaat hasil produksinya.

Tentunya masalah sekuriti dalam dunia usaha perlu diperhatikan, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan organisasi / perusahaan secara keseluruhan, bahkan sudah merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan.

Strategi tentang pengorganisasian dan pengawasan sekuriti untuk mencegah kerugian diperusahaan sangat bergantung kepada cakupan pengertian mengenai pencegahan, sekuriti dan pengertian kerugian yang dianut.

Pengertian Sistem

  1. Wujud keseluruhan dari suatu objek penelaahan dimana unsur-unsur dari objek tersebut berhubungan satu sama lain dalam suatu jalinan yang teratur.
  2. Antar unsur komponen dalam sistem terdapat hubungan fungsional saling mempengaruhi, saling ketergantungan yang tercermin dalam perilaku sistem secara keseluruhan.
  3. Dilihat dari sifatnya dapat dibedakan :

i)        Sistem tertutup, yaitu sistem yang perilaku unsur-unsurnya tidak terpengaruh oleh faktor diluar sistem.

ii)       Sistem terbuka, yaitu sistem yang mempunyai kaitan fungsional dengan sistem yang lebih besar dan perilaku unsur-unsurnya saling mempengaruhi dengan faktor diluar sistem.

Perusahaan Sebagai Suatu Sistem

  1. Cara memandang perusahaan sebagai suatu kesatuan yang menyeluruh dan terpadu, berarti memandang perusahaan sebagai suatu kesatuan yang menyeluruh dan terpadu dari bagian atau komponen atau unsur didalamnya.
  2. Sebagai sistem, perusahaan merupakan sistem terbuka yang selalu berinteraksi timbal balik dengan supra sistem sebagai faktor diluar sistem atau biasa juga dikenal sebagai “lingkungan”.
  3. Dalam mencapai tujuannya, perusahaan harus senantiasa menyesuaikan perilakunya terhadap berbagai bentuk interaksi dan pengaruh lingkungan yang selalu berubah termasuk penyesuaian ke arah terwujudnya tujuan optimum.
  4. Oleh karena itu, factor-faktor yang dapat menimbulkan kerugian diperusahaan harus diidentifikasi.
  5. Analisis system, khususnya mengenai factor yang merugikan perusahaan sebagai pengaruh lingkungan seantiasa perlu dilakukan terutama untuk memperkirakan kecenderungan perubahan lingkungan.
  6. Kelangsungan hidup perusahaan dengan sendirinya bergantung kepada proses yang terjadi internal antar sub-sistemnya (sub-sistem operasional dan sub-sistem dukungan) dan proses interaksi dengan factor lingkungan.

Sekuriti Sebagai Kebutuhan Mutlak Untuk Kelangsungan Hidup Perusahaan

Sekuriti pada hakekatnya mlekat pada setiap aspek kehidupan dan berkaitan dengan berbagai kepentingan yang harus diperjuangkan, mulai dari kepetingan individu, kelompok, organisasi/perusahaan sampai kepentingan nasional.

Sekuriti sebagaimana disebutkan oleh Richard S. Post dan Arthur A. Kingsbury (1977, hal.9) terdiri dari Sembilan unsur, yakni :

  1. Safe (bebas dari gangguan)
  2. Free from danger (bebas dari bahaya)
  3. Feeling no care or apprehension (bebas dari rasa khawatir/ketakutan)
  4. Protected from or not exposed to danger
  5. Guardianship (terlindungi)
  6. Free from risk (bebas dari resiko)
  7. To satisfy (memuaskan klien yang menggunakan jasanya)
  8. To protect (melindungi)
  9. Take effective precautions against (terhindar dari berbagai bentuk serangan)

Tataran Sekuriti

Tataran sekuriti (perusahaan) mencakup keseluruhan proses dan unsure komponen yang ada dan berlangsung dalam perusahaan, yaitu :

  1. Proses penentuan tujuan
  2. Proses pencapaian tujuan termasuk strateginya
  3. Kondisi dari sumber-sumber antara lain : orang/personil, material/peralatan, fasilitas dan jasa keuangan
  4. Kondisi lingkungan
  1. Aspek Sekuriti Personil

Ada lima aspek utama yang harus dipenuhi seorang personil sekuriti perusahaan, yaitu :

  1. Hanya personil yang memenuhi criteria yang dapat diterima
  2. Perlu dididik dan dilatih, karena personil yang tidak dibekali kemampuan yang disyaratkan akan merupakan simpul kerawanan yang membuka peluang bagi timbulnya kerugian
  3. Orang yang tepat pada tugas yang tepat
  4. Perawatan personil dari segi motivasi, efektifitas, dan efisiensi personil
  5. Menjadi bagiand ari program sekuriti perusahaan untuk menekan keresahan personil yang berpengaruh pada produktivitasnya

 

  1. Aspek Sekuriti Material / Peralatan

i)        Unsur material/peralatan yang mengandung muatan kerawanan

1.1.1.1.              Spesifikasi tekhnik material/peralatan yang tidak cocok dengan kebutuhan

1.1.1.2.              Instalasi / penempatan peralatan yang tidak sesuai dengan persyaratan

       operasional

1.1.1.3.              Usia pakai material/peralatan

ii)       Fungsi manajamen peralatan yang mencakup manajemen pengadaan, perawatan dan Penghapusan

  1. Aspek Sekuriti Fasilitas dan Jasa

Secara mudah dapat diketahui bahwa kegiatan pencapaian tujuan atau proses operasional perusahaan sangat dipengaruhi oleh tersedianya serta kualitas dari fasilitas dan jasa yang mendukung.

  1. Aspek Sekuriti Keuangan

i)                    Keuangan merupakan suatu modal guna membiayan oeprasional perusahaan

ii)                   Uang menjadi tujuan yang dihasilkan oleh perusahaan dalam bentuk keuntungan atau berupa resiko

iii)                 Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain : pendataan kebutuhan keuangan, kebijakan dan wewenangan yang jelas serta tanggungjawab dan hak, ketatalaksanaan yang cermat, dan pengamatan khusus

 

Kesimpulan

Mengingat bahwa masalah sekuriti selalu melekat pada seluruh aspek dari perusahaan, dan potensial menimbulkan kerugian pada perusahaan, maka “sekuriti perusahaan” perlu mendapat perhatian khusus.

Para eksektuif perusahaan dan para pimpinan ditiap tingkatan perlu memiliki “wawasan luas tentang sekuriti perusahaan” sehingga pengorganisasian dan pengawasan sekuriti termasuk teknik untuk mencegah kerugian diperusahaan dapat efektif.

Strategi efektif dalam pengorganisasian dan pengawasan security untuk mencegah kerugian diperusahaan identik dengan strategi mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.

Pentingnya disusun pembabakan strategi perusahaan kedalam strategi jangka panjang, sedang dan pendek.

(C) 2009 All Rights Reserved, Developed by Jaringmaya.Com